Bagi yang bekerja sebagai karyawan perusahaan atau pun pegawai pemerintahan pasti sudah tidak asing lagi dengan urusan dokumen yang kadang kala bisa membuat kepala pusing sendiri. Mulai dari urusan fotocopy, tanda tangan, hingga urusan stempel yang kadang juga bikin ribet. Namun, tahukah Anda bahwa ternyata stempel ini telah memiliki sejarah yang panjang? 

Sejak dahulu, stempel sudah dikenal sebagai cap atau tanda keabsahan sebuah dokumen, seperti misalnya surat kerajaan, surat militer, dan lain sebagainya. Dan seiring dengan perkembangan zaman terdapat perubahan dan perkembangan cap keabsahan tersebut. Di era yang serba praktis dan cepat ini, kegiatan cap ini pun bisa lebih mudah dilakukan dengan adanya berbagai jenis stempel yang ada. 

Untuk itu, buat Anda yang sering mengurus dokumen perusahaan wajib mengetahui 4 jenis stempel dari masa ke masa yang akan dibagikan oleh Snapy berikut ini. Apa sajakah kira-kira? Simak selengkapnya berikut ini. 

stempel
stempel

source: https://ecs7.tokopedia.net/img/cache/300/product-1/2019/1/17/9630606/9630606_e0dac012-c0ef-4de8-bd62-b4c85a74a910_2048_2047.jpg

1. Cap Jenis Runaflek 

Jenis Runaflek ini sering disebut juga sebagai stempel atau cap manual. Ini dikarenakan proses pembuatannya yang cukup rumit dan membutuhkan waktu yang lama, yakni untuk mengukir teks atau gambar di sebuah karet pengecap. Akan tetapi, dengan kemajuan teknologi seperti sekarang ini, pengembangan yang dilakukan pun telah mengubah jenis runaflek in menjadi levih cepat, lebih mendetail, dan tentunya terlihat lebih cemerlang.  Jenis Runaflek ini biasanya identik dengan bantalan sebagai tempat tinta untuk direkatkan. Ada yang pernah mencoba menggunakannya? 

2. Cap jenis Emboss 

Merupakan inovasi dari jenis pengecap sebelumnya. Cap jenis ini biasanya akan menggunakan sistem tekanan (press) untuk mendapatkan relief cap yang sempurna diatas permukaan sebuah dokumen. Dengan cara ini, tidak dibutuhkan tinta untuk melakukan pengecapan. Cap jenis Emboss ini biasanya digunakan untuk kebutuhan legalitas dokumen penting seperti sertifikat, ijazah, dan lain sebagainya. 

Beberapa keunggulan yang dimiliki oleh cap jenis ini antara lain adalah bahannya yang terbuat dari logam sehingga awet, tidak mudah dipalsukan karena bersifat permanen, dan penggunaannya yang praktis karena tidak akan ternoda oleh tinta yang luntur atau semacamnya. 

3. Cap jenis Lax / Wax

Selanjutnya ada stempel atau cap jenis Lax / Wax yang menggunakan lilin sebagai bahan dasarnya. Lilin tersebut dibakar, dan kemudian di teteskan diatas permukaan dokumen. Saat lelehan lilin tersebut belum mengeras, maka disaat itulah dilakukan pengecapan hingga terbentuk ukiran terentu diatasnya. 

Cap jenis Lax ini biasanya akan terlihat sangat artistik diatas sebuah dokumen, dan sekaligus berfungsi sebagai pengaman atau segel sebuah dokumen. Penggunaan paling umum biasanya dilakukan pada amplop, undangan, surat berharga, dan lain sebagainya.

4. Cap jenis Flash 

Semakin terlihat modern, kini ada cap jenis flash yang merupakan stempel berisi tinta didalamnya. Dengan kata lain, cap jenis flash juga disebut sebagai stempel warna ataupun stempel yang bersifat otomatis. Umumnya cap atau stempel ini tak lagi membutuhkan bantalan tinta, namun tetap membutuhkan sebuah karet khusus yang dapat menyerap tinta yang berada di bagian dalam stempel tadi. Dengan begini, cap yang dihasilkan akan menghasilkan kualitas serta daya serap yang tinggi dan tahan lama. 

Itulah tadi penjelasan singkat mengenai jenis stempel atau cap yang lumrah digunakan di berbagai perusahaan. Jika Anda ingin membuat stempel perusahaan yang berkualitas, maka bisa langsung memesannya di Snapy dengan cara mengunjungi website www.snapy.co.id atau bisa mengunjungi link berikut ini http://www.snapy.co.id/produk/stempel/

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!